MEMBANGUN LITERASI DIGITAL DI LINGKUNGAN KEBIARAAN: PENDAMPINGAN TATA KELOLA MEDIA KOMUNIKASI DAN PEWARTAAN DIGITAL BAGI NOVIS SVD KUWU, RUTENG, MANGGARAI
DOI:
https://doi.org/10.47686/hgvagk97Abstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menganalisis peran media komunikasi dalam membentuk pola interaksi sosial, meningkatkan literasi digital, serta merumuskan tata kelola media komunikasi bagi calon biarawan di Novisiat Sang Sabda Kuwu (NSSK) SVD, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2026 dengan melibatkan para novis menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui empat tahapan, yaitu diagnosing, planning, acting, dan reflecting. Pelaksanaan PkM meliputi sosialisasi literasi media, Focus Group Discussion (FGD) bersama pimpinan, pendamping, dan novis, serta pendampingan penyusunan kebijakan operasional. Hasil kegiatan meninjukkan peningkatan pemahaman novis mengenai tipologi komunikasi (primer, sekunder, linier, dan sirkular) serta kesadaran kritis terhadap tantangan digital, seperti Fear Of Missing Out (FoMO), flexing, dan narkolema. Luaran utama kegiatan berupa rekomendasi kelembagaan dalam bentuk rancangan Standard Operating Procedure (SOP) tata kelola media komunikasi yang mencakup pengaturan batas waktu dan zona akses digital, etika pewartaan digital, protokol mitigasi dampak negatif media, serta penguatan komunikasi interpersonal melalui interaksi tatap muka.
Kata Kunci : Literasi Komunikasi, Pewartaan Digital, Participatory Action Research (PAR), Novis SVD, SOP kolaboratif