PENDAMPINGAN INOVASI PRODUK PADA WISATA EDUKASI ANYAMAN BAMBU DI DESA SUMURAGUNG
DOI:
https://doi.org/10.47686/s6y37408Abstract
Dusun Grogol, Desa sumuragung, Bojonegoro memiliki potensi sumber daya alam berupa hutan pohon bambu yang cukup luas. Potensi ini didukung adanya kelompok pengrajin anyaman bambu, yaitu WEKRAB. Permasalahan terdapat pada variasi produk yang terbatas pada peralatan rumah tangga yang tidak begitu diminati konsumen. Program pengabdian masyarakata STIEKIA bertujuan mendukung pengembangan potensi lokal melalui pendampingan inovasi produk anyaman bambu. Selain itu, program membantu menghidupkan kembali wisata edukasi anyaman bambu yang berhenti beraktivitas karena adanya Covid 19. Pendampingan dilakukan melalui metode survey, menawarkan solusi, persiapan kegiatan, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan. Program berfokus pada pelatihan pembuatan produk inovatif berupa tempat pensil, pigura foto dan kap lampu. Hasil kegiatan menunjukkan antusiame tinggi dari masyarakat, peningkatan ketrampilan pengrajin, serta produk baru yang mendukung pengembangan wisata edukasi anyaman bambu di Dusun Grogol.
Kata kunci: Bambu, Kerajinan anyaman, Inovasi produk