PEMBERDAYAAN EKONOMI PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK DALAM PRODUKSI ECO-ENZYME DAN SABUN MINYAK JELANTAH

Authors

  • Doni Hamdani Doni Universitas Pendidikan Indonesia
  • Yusuf Arga Kusumah Yusuf Universitas Pendidikan Indonesia
  • Desi Destiana Agusman Desi Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhamad Herdyansyah Herdy Universitas Pendidikan Indonesia
  • Intan Sari Intan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Abi Sopyan Febrianto Abi Universitas Pendidikan Indonesia
  • Fahmi Jahidah Islamy Fahmi Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47686/xt5hg828

Abstract

Kehadiran Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial mampu membantu memperbaiki pemenuhan kebutuhan primer dan akses layanan pendidikan serta kesehatan yang lebih inklusif. Namun, program tersebut justru menimbulkan ketergantungan terhadap bantuan sosial di Desa Kasokandel. Para penerima PKH mengaggap bantuan tersebut seperti sebuah tabungan pribadi yang setiap bulan harus terisi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada Juni – November 2023 dengan melibatkan 15 penerima PKH. Model PDCA (Plan, Do, Check, Action) digunakan untuk penyelesaian masalah dan pengembangan program berkelanjutan dalam bentuk pemberdayaan ekonomi di antaranya pemanfaatan limbah organik yang tersedia di sana untuk pembuatan eco-enzyme dan sabun minyak jelantah, edukasi pemanfaatan limbah organik dan pemasaran digital. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memanfaatkan potensi lokal, membentuk kesadaran penerima PKH tentang pentingnya kemandirian ekonomi dan pengembangan kapabilitas penerima melalui pelatihan pembuatan eco-enzyme dan sabun minyak jelantah. Hasil kegiatan tersebut adalah komersialisasi produk eco-enzyme dimana penjualan eco-enzyme mencapai lebih dari 20 botol dan sabun minyak jelantah terjual sebanyak lebih dari 10 boks.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-03-07