Pengelompokan Wilayah di Indonesia Berdasarkan Indikator Gizi Balita Menggunakan K-Means Clustering
DOI:
https://doi.org/10.47686/96xm3g71Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang dipengaruhi oleh status gizi ibu selama kehamilan serta praktik pemberian gizi anak, seperti konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), pemberian ASI eksklusif, dan MP-ASI. Perbedaan perilaku gizi ibu dan balita antar wilayah menyebabkan variasi kejadian stunting, sehingga diperlukan pemetaan wilayah berdasarkan indikator gizi balita. Pendekatan K-Means clustering digunakan untuk mengelompokkan wilayah dengan karakteristik gizi yang serupa guna mendukung perumusan intervensi gizi yang lebih tepat sasaran. Penelitian ini menggunakan metode K-Means Clustering untuk mengelompokkan wilayah di Indonesia berdasarkan indikator gizi balita. Data yang digunakan merupakan data sekunder tahun 2024 dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, meliputi prevalensi stunting, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) ibu, pemberian ASI, dan MP-ASI. Proses pengolahan dan pengelompokan data dilakukan menggunakan perangkat lunak RapidMiner untuk mengidentifikasi klaster wilayah dengan karakteristik gizi balita yang serupa. Hasil analisis menggunakan metode K-Means Clustering menunjukkan bahwa provinsi di Pulau Sumatera, Jawa, dan Bali dapat dikelompokkan ke dalam tiga klaster berdasarkan kemiripan indikator gizi balita. Klaster pertama didominasi wilayah dengan capaian indikator gizi relatif tinggi, terutama pada pemberian ASI dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Klaster kedua menunjukkan capaian menengah dengan beberapa indikator yang masih perlu ditingkatkan, sedangkan klaster ketiga memiliki prevalensi stunting paling rendah namun capaian terendah pada pemberian makanan padat atau semi padat. Temuan ini menegaskan bahwa kondisi dan capaian program gizi balita di Indonesia belum merata antar wilayah. Pengelompokan wilayah berbasis K-Means ini memberikan dasar ilmiah untuk perumusan intervensi gizi yang lebih spesifik dan tepat sasaran sesuai karakteristik masing-masing klaster.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Hak cipta atas artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini tetap menjadi milik penulis. Namun, dengan mengirimkan dan menerbitkan artikel, penulis memberikan kepada jurnal hak non-eksklusif untuk menerbitkan, mendistribusikan, dan menampilkan karya mereka secara terbuka.
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Lisensi ini memungkinkan siapa pun untuk:
Menyalin dan menyebarluaskan materi dalam format atau media apa pun
Mengadaptasi, mengubah, dan membangun berdasarkan materi tersebut
Untuk tujuan komersial maupun non-komersial
Dengan syarat: atribusi yang tepat diberikan kepada penulis asli dan sumbernya, disediakan tautan ke lisensi, dan dicantumkan jika ada perubahan yang dibuat.
Permohonan Izin Tambahan
Jika pengguna ingin menggunakan materi dari jurnal ini di luar batas yang diizinkan oleh lisensi CC BY 4.0 (misalnya untuk reproduksi dalam publikasi tertutup atau penggunaan komersial tanpa atribusi), permohonan izin dapat dikirimkan ke redaksi melalui email: [email jurnal].