KEADILAN LEBIH PENTING DARIPADA IMPLEMENTASI: PERAN KAPASITAS APARATUR DESA DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK PADA PROGRAM PEMBANGUNAN DESA

Authors

  • Ganang Widhi Wibowo Universitas Muhammadiyah Brebes
  • Abdul Jamil Universitas Muhammadiyah Brebes

DOI:

https://doi.org/10.47686/1yww1q61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kapasitas aparatur desa dalam membangun kepercayaan publik pada program pembangunan desa, dengan mempertimbangkan kualitas implementasi dan persepsi keadilan sebagai variabel mediasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 100 responden masyarakat desa di wilayah Brebes bagian selatan pada periode 5–26 April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas aparatur desa berpengaruh signifikan terhadap kualitas implementasi program dan persepsi keadilan. Namun, kualitas implementasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan publik. Sebaliknya, persepsi keadilan terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan publik. Temuan ini mengindikasikan bahwa masyarakat tidak hanya menilai keberhasilan program dari aspek teknis pelaksanaan, tetapi lebih menekankan pada keadilan dalam proses dan distribusi manfaat. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menegaskan bahwa dalam konteks pembangunan desa, keadilan merupakan faktor yang lebih dominan dibandingkan implementasi dalam membangun kepercayaan publik. Oleh karena itu, pemerintah desa perlu menempatkan prinsip keadilan sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program pembangunan.

Kata kunci:   kapasitas aparatur desa, implementasi program, keadilan, kepercayaan publik, pembangunan desa

Downloads

Published

2026-06-13