KOMPETENSI ANGGOTA DAN RISIKO REPUTASI: PERAN KINERJA DAN PERSEPSI PUBLIK
DOI:
https://doi.org/10.47686/09me5x24Abstract
Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara kompetensi anggota dan risiko resiko reputasi organisasi dengan mempertimbangkan peran kinerja organisasi dan persepsi publik sebagai variabel perantara. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan penerapan model mediasi berantai. Data penelitian bersumber dari dua jenis data, yaitu data internal organisasi yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 70 responden untuk mengukur kompetensi anggota dan kinerja organisasi, serta data eksternal yang merepresentasikan persepsi publik dan risiko reputasi. Data eksternal tersebut berasal dari hasil pengukuran Indeks Kinerja Organisasi (IKO) yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Brebes terhadap 621 responden. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, dan uji linieritas, serta analisis deskriptif-konseptual terhadap data agregat eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi anggota memiliki pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap kinerja organisasi. Temuan juga memperlihatkan bahwa kinerja internal yang relatif baik belum sepenuhnya diikuti oleh penilaian positif dari publik, sehingga berpotensi memunculkan risiko reputasi. Dalam konteks tersebut, persepsi publik berperan sebagai faktor penghubung antara kinerja organisasi dan risiko reputasi. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam menjelaskan mekanisme pembentukan resiko reputasi organisasi melalui interaksi antara kinerja internal dan penilaian publik
Kata kunci: kompetensi anggota, kinerja organisasi, persepsi publik, risiko reputasi organisasi